Showing posts with label infodantips. Show all posts
Showing posts with label infodantips. Show all posts

Katanya Wanita Cerdas Lebih Sulit Dapat Jodoh. Kamu Percaya?

www.spdi.eu
brodkes.com - Urusan jodoh memang begitu misterius dan terkadang juga terasa sangat rumit. Terkadang jodoh bisa datang kapan saja dan bertemu di tempat yang tak terduga, padahal tidak dinanti-nantikan. Terkadang pula ada yang sudah lama menantikannya, tetapi tak kunjung datangnya.

Jodoh memang Tuhan yang menentukan, tapi sebagai manusia, kita harus berusaha menemukannya. Hingga mendapatkan orang yang benar-benar tepat yang kelak akan menjadi pendamping kita seumur hidup.

Banyak yang menganggap, jaman sekarang ini pria dalam mencari pasangan seringkali melihat dari fisik dan kecerdasannya. Namun, pernah tidak kamu menjumpai seorang teman wanitamu yang cerdas dan terlihat sempurna, tapi dia susah sekali ketemu jodohnya? Atau mungkin kamu mengalaminya sendiri?

Seorang wanita cerdas yang kelihatan punya segalanya ternyata bisa kesulitan menemukan pasangan hidupnya. Meski tampak janggal, namun tentu saja hal ini bukan tanpa alasan. Dalam kondisi dan situasi tertentu, seorang wanita cerdas bisa kesulitan menemukan cinta sejatinya.

Beberapa hal di bawah ini dilansir dari gulalives.com, Jumat (12/2/2016), mungkin bisa mengubah arah pemikiran kamu tentang hidup, cinta, dan perempuan yang ideal:

1. Cinta dan Rasa Takut

Seorang wanita yang pintar dan cerdas bisa saja sedang sibuk dengan prioritas lainnya. Seperti karier, orangtua, keluarga, atau persahabatan. Prioritas tersebut membutuhkan komitmen yang lebih besar. Sehingga mereka tak punya waktu yang cukup untuk mencari jodoh atau bahkan sekadar memikirkan urusan cinta.

Mungkin kamu tidak juga menjejaki hubungan yang serius karena membayangka betapa rumitnya sebuah hubungan. Atau mungkin kamu takut disakiti.

2. Bersungguh-sungguh dan Serius

Daripada buang-buang waktu menjalani hubungan yang putus nyambung, seorang wanita cerdas bisa saja lebih memilih untuk menjomblo sementara waktu. Dia menunggu waktu yang benar-benar tepat untuk seseorang yang tepat pula. Memilih pasangan hidup pun ia lakukan dengan penuh pertimbangan. Hal ini kemudian membuat orang-orang di sekitarnya berpikir kalau ia “tak laku” dan susah ketemu jodoh.

3. Cinta itu Sederhana

Jika semuanya sudah kamu ketahui, sekarang kamu tinggal memilih. Apabila kamu telah yakin, tidak perlu membebankan mahar yang terlalu berat padanya. Karena pada akhirnya semua yang dimilikinya akan menjadi hak kamu juga.

Bila kamu ingin memastikan bahwa calon suami kamu benar-benar taat beragama dan baik akhlaknya. Kamu tanyakan kepada teman-teman terdekatnya bagaimana salat dan puasanya. Bagaimana perilaku dia kepada orang tuanya dan terhadap orang yang lemah dan miskin.

4. Full Time Mom

Percayalah bahwa menjadi seorang ibu adalah kebahagiaan tertinggi dari semua kebahagiaan yang mungkin diraih oleh perempuan selama hidupnya di dunia.

Menjadi seorang ibu bukanlah momok yang menakutkan. Coba lihat ibumu, ia memang mungkin susah payah, repot,, tetapi pernahkah ia tidak bahagia melihat anak-anaknya.

Belajarlah untuk bersikap profesional sebagai seorang istri, sebagai ibu dari anak-anak kamu. Maka disitulah akan kamu dapatkan cinta, karena cinta itu sederhana . (gulalives)

Hati-Hati! Sekarang Penjahat Cyber Lebih Incar Orang daripada Mesin

Chairman CISSReC Pratama Persadha

brodkes.com - Korea Selatan. Para penjahat cyber kini lebih memilih mengincar orang dibanding infrastruktur teknologi informasi. Salah satunya disebabkan oleh rendahnya kesadaran akan keamanan cyber di sebagian besar negara, termasuk di beberapa negara maju. Hal ini menjadi salah satu fokus yang dibahas oleh perwakilan Indonesia dalam ajang International Conference on Advanced Communications Technology (ICACT) yang berlangsung di PyeongChang Korea Selatan, 31 Januari sampai 3 Februari 2016.

Indonesia diwakili oleh lembaga riset keamanan Communication and Information System Security Research Center (CISSReC). Dalam keterangan persnya kepada brodkes.com, Rabu (3/2/2016), Chairman CISSReC Pratama Persadha yang juga hadir sebagai narasumber menjelaskan bahwa fokus pembahasan pada bagaimana meningkatkan awareness keamanan cyber lewat organisasi dan lembaga riset yang ada di Indonesia.

Dalam papernya, “How Inter-organizational Knowledge Sharing Drives National Cyber Security Awareness?: A Case Study in Indonesia”, Pratama menjelaskan bahwa penjahat cyber saat ini cenderung menjadikan orang sebagai sasaran, ketimbang mesin atau infrastruktur.

“Karena orang sebagai operator dianggap lebih banyak mempunyai informasi yang sangat bernilai, karena itu komunikasi menjadi penting untuk diamankan. Kesadaran inilah yang secara umum belum terbangun, khususnya di Indonesia,” terangnya.

Pratama sendiri juga menggarisbawahi bahwa tujuan akhir dari kesadaran keamanan cyber yang paripurna adalah terciptanya sistem dan aturan yang melindungi stakeholder dan prasarana sektor-sektor strategis.

“Ujungnya adalah tercipta sebuah sistem yang tidak hanya melindungi infrastruktur, namun juga pemangku kebijakan dari upaya penyadapan, pencurian informasi dan upaya lain yang membahayakan kedaulatan bangsa,” jelasnya.

Dijelaskan olehnya bahwa komunikasi manusia dewasa ini semakin tergantung pada teknologi informasi. Akibatnya jelas, bahaya yang mengancam teknologi informasi juga secara langsung mengancam komunikasi kita saat ini, seperti virus, peretasan dan penyadapan.

“Cara dan perangkat komunikasi telah berevolusi mengikuti perkembangan teknologi informasi yang begitu pesat. Konsekuensinya ancaman terhadap komunikasi dan keamanan data juga meningkat,” jelas Pratama.

Karena itu diperlukan usaha tidak hanya dari pemerintah, namun juga dari seluruh elemen masyarakat. Di beberapa negara seperti Australia, kesadaran keamanan cyber ini bisa dibangun dari bawah.

“Kita ingin melihat bagaimana membangun awareness keamanan cyber ini secara bottom-up. Dimulai dari organisasi dan lembaga penelitian yang mempunyai fokus kesana, bertukar ide dan memberikan masukan pada pemerintah, juga secara langsung lewat media maupun sarana lain yang mengedukasi masyarakat,” terangnya.

“Model masyarakat Indonesia ini suka berkumpul dan diskusi, di sinilah titik penting untuk berbagi ide sekaligus edukasi pentingnya keamanan cyber. Dengan digerakkan oleh organisasi di masyarakat, hasilnya bisa lebih efektif,” terangnya.

Model seperti ini menurut mantan Plt Direktur Pengamanan Sinyal Lembaga Sandi Negara cukup cocok di Indonesia, juga sesuai dengan proses pembuatan Undang-Undang.

“Dalam pembuatan UU, pemerintah diminta untuk melakukan sosialisasi ke bawah dan sekaligus meminta pendapat masyarakat. Para aktivis internet dan juga organisasinya bisa turut serta. Di sinilah titik temunya, antara keaktifan organisasi di masyarakat dan pemerintah dalam meningkatkan kesadaran pentingnya keamanan cyber,” tegasnya. (an/brodkes)

Ini 7 Fakta AC yang Harus Kamu Tahu!


brodkes.com - brodkeser, berikut ini adalah 7 fakta tentang AC yang harus kamu tahu:

1. Setel suhu lebih besar dari 22o C bila pemakaian lebih dari 8 jam.

Kenapa harus demikian? Suhu yang diatur di bawah 22o C menyebabkan AC harus bekerja lebih keras secara terus menerus dan AC menjadi boros energi. Tentu saja hal ini akan membuat Anda pusing saat melihat tagihan listrik yang membengkak, bukan? Sisi ekonomis lainnya, pengaturan suhu yang demikian itu malah membuat komponen-komponen dipaksa bekerja keras setiap saat dan malah menjadi cepat rusak. Perlu diketahui bahwa AC adalah pengatur suhu ruang bukan pendingin ruangan sehingga tugas AC sesungguhnya adalah menciptakan suhu yang nyaman buat tubuh kita, 24o – 25o C cukup untuk iklim di Indonesia. Terlebih, bila alasan kita ingin mendapat rasa dingin ekstrem agar cepat menghilangkan panas yang kita rasakan, hal itu tidak tepat karena justru perubahan suhu dari panas ke dingin secara drastis malah membahayakan untuk tubuh. Bayangkan, gelas bekas air panas yang langsung dituang air es pasti akan langsung pecah, bagaimana bila hal itu terjadi pada tubuh kita? Pastinya perubahan drastis suhu dan kelembapan akan membahayakan sistem pernafasan kita.

2. Atur setting mode pada ‘Cool’ bukan ‘Auto Dry’.

Selengkapnya baca di sini

Wuiih, Asyiik! Sekarang Upload Foto di Instagram Bisa non-Persegi

Wuiih, Asyiik! Sekarang Upload Foto di Instagram Bisa non-Persegi

brodkes.com - Bagi para pengguna jejaring sosial Instagram, menggunggah foto harus melalui beberapa tahapan. Sebelum foto diunggah, pemilik akun harus memotong terlebih dahulu agar foto dengan rasio 1:1 atau berbentuk persegi.

Namun, seperti yang dilansir republika online, Ahad (30/8), kini netizen dapat menggunggah foto non-persegi di Instagram dengan menggunakan aplikasi lain untuk mengedit foto mereka. Instagram menambahkan dukungan aspek rasio lanskap dan potret. Pembaruan tersebut hadir di Instagram versi terbaru 7.5 pada iOS maupun Android.

Saat memilih gambar, pengguna disediakan sebuah tombol untuk beralih ke rasio asli gambar, bukan rasio 1:1. Setelah itu, pengguna dapat melanjutkan untuk mengedit foto seperti biasa. Demikian juga untuk video. Tidak ada batasan dalam modus lanskap, namun dalam modus potret jika pengguna mengunggah dalam rasio 16:9 (vertikal), maka akan dipotong untuk menyesuaikan dalam rasio 4:3.

Sementara itu, pihak Instagram tetap menyatakan bahwa format persegi merupakan bagian dari ciri khas dan identitas Instagram.

"Format persegi telah dan selalu menjadi bagian dari siapa kami," tulis Instagram dalam posting blog resminya, seperti yang dikutip inet.detik.com, Ahad (30/8). Namun menurut mereka, kini yang lebih penting adalah bagaimana penggunanya bisa berbagi foto dan video sesuai yang mereka inginkan.



Redaktur: Abu Naila
Foto: Ilustrasi (ROL)

Ini Tarif Membuat SIM yang Sebenarnya



brodkes.com - Jakarta (24/7) - Sudah membuat Surat Izin Mengemudi (SIM)? Berapa anda membayar tarif ketika membuat SIM? Berikut adalah Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) yang berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia menurut Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2010.


Berdasarkan informasi dari Divisi Humas Mabes Polri, jika ada oknum yang menawarkan jasa (Calo) catat nama dan pangkat lalu laporkan langsung ke Sie Propam Polres atau Bidpropam Polda setempat atau divpropam Polri.

*Belum termasuk biaya pemeriksaan kesehatan dan pembelian asuransi.



Sumber: Divisi Humas Mabes Polri

Kamis Matahari Tepat di Atas Ka'bah, Saatnya Verifikasi Arah Kiblat Anda!


Brodkes.com
— Kasubdit Hisab dan Rukyat, Ditjen Bimas Islam, Nur Khazin, mengatakan bahwa pada Kamis (16/7) akan terjadi fenomena Rashdul Qiblah. 

“Berdasarkan data astronomi, bahwa pada hari Kamis, 16 Juli 2015, matahari akan melintas tepat di atas Kabah. Peristiwa alam ini akan terjadi pada pukul 16.27 WIB dan 17.27 WITA. Bayang-bayang benda yang berdiri tegak, pada tanggal dan jam tersebut akan mengarah tepat ke Ka’bah," kata Nur Khazin, seperti yang dikutip dari bimasislam.kemenag.go.id, Selasa (14/7).

Peristiwa semacam ini dikenal dengan nama Rashdul Qiblah. Yaitu, ketentuan waktu di mana bayangan benda yang terkena sinar matahari menunjuk arah kiblat. Fenomena ini dapat dimanfaatkan untuk melakuakn verifikasi arah kiblat di masjid atau mushalla. 

Terkait hal itu, Nur Khazin menghimbau kepada umat Islam dan pengurus takmir masjid/mushalla yang akan memverifikasi kesesuaian arah kiblat, dapat melakukan langkah-langkah sebagai berikut:   

Pertama, menentukan lokasi masjid, mushalla, langgar, atau rumah yang akan diluruskan arah kiblatnya. Sediakan tongkat lurus panjang 1 sampai 2 meter dan peralatan untuk memasangnya. Siapkan juga jam/arloji yang sudah dikalibrasi waktunya secara tepat dengan radio/televisi/internet;  

Kedua, cari lokasi di samping atau di halaman masjid yang masih mendapatkan penyinaran matahari pada jam-jam tersebut serta memiliki permukaan tanah yang datar. Pasang tongkat secara tegak dengan bantuan pelurus berupa tali dan bandul. Persiapan jangan terlalu mendekati waktu terjadinya rashdul qiblah agar tidak terburu-buru;   

Ketiga, saat Rashdul Qiblah berlangsung amatilah bayangan matahari yang terjadi (toleransi +/- 2 menit). Di Indonesia peristiwa Rashdul Qiblah terjadi pada sore hari sehingga arah bayangan menuju ke Timur. Sedangkan bayangan yang menuju ke arah Barat agak serong ke Utara merupakan arah kiblat yang tepat;   

Keempat, gunakan tali, susunan tegel lantai, atau pantulan sinar matahari menggunakan cermin untuk meluruskan lokasi ini ke dalam masjid/rumah dengan menyejajarkannya terhadap arah bayangan. Tongkat lurus, menara, sisi selatan bangunan masjid, ventilasi, tiang listrik, tiang bendera, atau benda lain yang tegak juga bisa digunakan untuk melihat bayangan, dapat juga dengan bandul yang digantung menggunakan tali sepanjang beberapa meter, maka bayangannya dapat kita gunakan untuk menentukan arah kiblat.

(bimasislam/brodkes) 
Foto: ilustrasi (ROL)